Budayakan Gerakan Cuci Tangan, Dinkes Riau Gencarkan di Sekolah Marjinal

Pekanbaru- Dinas kesehatan provinsi Riau, gencar lakukan gerakan cuci tangan. Gerakan ini dilakukan bersama tim penggerak PKK Riau. Sekolah menjadi sasaran SDN 195 Kota Pekanbaru.

Kabid Promosi Kesehatan Dinkes Riau, Rozita, mengatakan, kunjungan ke sekolah marginal tesebut untuk mempromosikan gerakan mencuci tangan yang benar secara medis.

Gerakan yang dilakukan Pemprov ini merujuk pada Surat dari TP PKK Pusat, ungkapnya.

Dalam surat tersebut diinstruksikan untuk mengadakan aksi cuci tangan pakai sabun di sekolah TK dan SD.

“Untuk itu TP PKK Riau dan Dinkes memilih SD tersebut untuk diadakan aksi cuci tangan pakai sabun, sebab sekolah tersebut tergolong marginal dan jarang dikunjungi, kata Rozita.

Dinkes juga melibatkan kelompok pemuda dan mahasiswa di Riau untuk menyukseskan gerakan cuci tangan tersebut.

“Alhamdulillah Ibu Sisilita Arsyadjuliandi juga hadir untuk menyemarakkan kegiatan kita,” kata Rozita.

Rozita menjelaskan, mencuci tangan pakai sabun merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga kesehatan. Dengan mencuci tangan yang baik, ada banyak kuman yang bisa dicegah menginfeksi tubuh.

“Kebiasaan cuci tangan pakai sabun perlu kita budayakan,  karena ini adalah salah satu upaya untuk melindungi diri dari kuman penyakit terutama penyakit infeksi,” jelas Rozita.

Menurut Rozita, waktu yang baik mencuci tangan yakni sebelum makan, sebelum menyajikan makanan, sebelum memasak, setelah buang air, dan sebelum memberikan ASI pada bayi.

“Mencuci tangan ini juga bisa lebih sering bagi anak yang rentan sakit,” ungkapnya.

Gerakan mencuci tangan itu juga bisa disebut kegiatan preventif. Dengan kegiatan tersebut, ada banyak penyakit yang bisa dicegah, jelasnya. (aa)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Budayakan Gerakan Cuci Tangan, Dinkes Riau Gencarkan di Sekolah Marjinal"