Bahaya DBD Terus Mingintai, Kasusnya Selalu Meningkat

Waspada Demam Berdarah

Waspada Demam Berdarah

Ojenews.com, Pekanbaru, Riau-Bahaya Demam Berdarah terus mengintai dan menjadi ancaman, kasusny terus bertambah dari waktu kewaktu.

Pemerintah Kota Pekanbaru, belum juga menempatkan status kasus DBD menjadi Kondisi Luar Biasa (KLB).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir, mengatakan, untuk menetapkan status KLB, merupakan wewenangan kepala daerah. Kondisi DBD yang ada bersifat nasional.

“Jadi tidak hanya di Pekanbaru saja. Di beberapa daerah juga terjadi peningkatan, kita akan berusaha untuk menekan kasus DBD. Untuk status KLB kita belum mengarah ke sana,” kata Helda.

Helda juga berdalih, kondisi cuaca juga ikut andil dalam meningkatnya kasus DBD.

“Kita sudah berupaya maksimal untuk menekan jumlah penderita DBD. Namun kondisi cuaca saat ini tidak menentu, kadang panas, kadang hujan. Kondisi cuaca memberi pengaruh sebagai penyebab,” ujarnya.

Helda berharap, masyarakat ikut berpatisipasi menekan angka DBD. Kesadaran masyarakat, sangat diperlukan.

Para penghuni rumah hendaknya memperhatikan tempat-tempat yang bisa dijadikan berkembang biaknya nyamuk penyebab deman berdarah, ajak Helda.

Bedasarkan data yang dirangkum  sepanjang tahun 2013 tercatat ada 113 kasus DBD. Pada tahun 2014 meningkat menjadi 209 kasus. Di tahun 2015 kasus DBD kembali meningkat menjadi 502 kasus.

Tahun 2016 ini, meski belum menginjak akhir tahun, DBD sudah mencapai 842 kasus.

Dari jumlah itu, kasus tertinggi ada di Kecamatan Payung Sekaki sebanyak 142 kasus. Kemudian Kecamatan Marpoyan Damai 114 kasus, dan Kecamatan Tampan 102 kasus. Total yang meninggal sudah mencapai 10 orang. (AA)

 

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Bahaya DBD Terus Mingintai, Kasusnya Selalu Meningkat"