“Amboy”Nekat Dua Oknum THL Pemko Peras Calon THL

Tidak ada komentar 233 views

Wako 2

Pekanbaru.Riau.Ojenews.com.
Kasus dua THL yang nekat menjamin Samsilis warga Gobah Kampar bisa bekerja sebagai THL di Sektetariat Korpri menjadi sorotan.  Bahkan, informasi ini sudah sampai pada Wali kota Pekanbaru DR.Firdaus,ST.MT.

Menyikapi hal itu orang nomor satu di Kota Pekanbaru ini mengatakan, apa yang dilakukan dua oknum THL itu tidak pantas dicontoh. Apalagi mereka bisa menjamin orang bisa bekerja sebagai THL .

” Ini tentu sangat disayangkan. Terlebih mereka itukan masih THL seharusnya perbuatan seperti itu t idak perlu dilakukan,” ungkap Firdaus.

Ketika ditanya apa sangsi yang akan diberikan kepada dua THL tersebut. Firdaus menjelaskan perbuatan yang dilakukan kedua THL itu harus ditelusuri dengan seksama.

“Bila terbukti melakukannya mereka bisa terancam dipecat. Karena apa yang mereka lakukan sudah melangar aturan yang berlaku. Untuk selanjutnya pihak inspektorat agar melakukan peninjaun dan kros cek dengan data yang sebenarnya,” tegas Firdaus.

Firdaus menghimbau kepada masyarakat agar jangan percaya kepada orang yang menjanjikan dan menjamin bisa masuk bekerja sebagai THL.

“Janganlah percaya kepada orang yang mengaku dekat dengan pejabat. Oleh sebab itu harus kros cek, sehingga tak menjadi korban,” harap Firdaus.

Diketahui, Samsilis warga Gobah, dimintai uang sebesar Rp25 juta oleh dua oknum THL Pemko Pekanbaru yang menjanjikan Samsilis bisa bekerja untuk posisi di Sekretariat Korpri.

Ketika itu, Samsilis sudah menyerahkan sebagian uangnya sebesar Rp12,5 juta lengkap dengan kwitansi. Penbayaran awal, Samsilis sudah menyetor sebesar Rp10 juta, lalu pembayaran kedua Samsilis kembali menyetor Rp2,5 juta.

Dua oknum THL Pemko Pekanbaru itu bernama Diki Fernandes oknum THL yang bekerja di Bagian Protokoler dan Ismail mantan THL bagian Korpri yang saat ini diperbantukan di Bagian Umum dan Perlengkapan.

Awalnya, Diki dan Ismail berjumpa dengan Samsilis di sebuah warung bandrek yang terletak di Jalan Nangka. Kedekatan Samsilis dengan Diki ternyata dimanfaatkan dengan diiming-imingi bisa dipekerjakan menjadi seorang THL dengan mencatut nama Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPT-PM) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil.

Meski sudah melengkapi segala persyaratan lamaran bekerja dan ijazah, Samsilis juga dimintai menyetor uang sebesar Rp25 juta.

Samsilis yang dijumpai wartawan di kantor Walikota Pekanbaru menunjukan bukti kuitansi pembayaran yang ditandatangani oleh Diki dan Ismail.

Samsilis mengatakan, kedua oknum THL Pemko Pekanbaru itu menjanjikan kepadanya bakal segera bekerja menjadi THL di bagian Kopri Pekanbaru pertanggal 25 Agustus 2016.

“Saya dijanjikan masuk kerja itu tanggal 25 Agustus biar langsung bisa menyesuaikan. Itu kata Diki dan Ismail saat berjumpa di warung bandrek,” ungkapnya.(ii)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "“Amboy”Nekat Dua Oknum THL Pemko Peras Calon THL"